26. Ketularan Hoki?

1122 Kata

Aku mengendarai motor dengan tenang dan santai. Tidak cepat, tidak juga lambat. Sesekali melirik ke arah spion untuk melihat kebelakang. Apakah mobil itu masih ada? Ya, maksud gue mobil yang lagi bawa Boy pulang. Siapa lagi kalau bukan Liana? Alih-alih anak itu tertidur tak lama setelah kami selesai makan di mal. Lah, gimana enggak ketiduran? Udah jam delapan malam waktu itu, itu 'kan waktu tidurnya tuh bocah. Ya, gitu lah ceritanya. Boy tidur setelah berhasil menghabiskan dua porsi kentang goreng dan dua kotak s**u UHT kemasan 250 Mili. Ckckck. Untuk gue ditraktir. Nah, maka tidak heran kalau Boy selalu bisa menghabiskan uangku, karena memang dia itu banyak makan dan banyak minum s**u. Aku menghentikan motor di depan gang, dan tentu saja Liana pun ikut menghentikan mobilnya. Aku turun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN