52. Demi Boy (2)

1718 Kata

"Udah kenyang makannya?" Kusimpan piring di atas meja makan. "Dah," sahut Boy. "Sekarang waktunya ...." "Andi. Yee!" Boy turun dari kursi. "Papa, Doy enya olam eeennang," ucapnya sambil menarik tanganku. "Sebentar. Ini bekas makannya belum diberesin," ujarku. "Udah, enggak apa. Ada bibi yang beresin," tukas Maudy. Akhirnya aku menganggukkan kepala, lalu berjalan mengikuti Boy. Ternyata dia membawaku ke halaman belakang, di mana ada balon berbentuk kolam yang dipenuhi bola-bola kecil. "Tuh, anyak olanya, Pa," tunjuk Boy. "Wah, iya. Bolanya banyak, ya. Tapi sekarang 'kan udah sore, enggak baik mandi lama-lama. Nanti kamu flu lagi. Kayak yang waktu itu main hujanan sama Syahid. Mau ininya sakit lagi?" Aku menunjuk hidungnya. "Dak auu. Hiiy, ada inusna." Boy bergidik. "Ya udah, mand

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN