51. Lagi-lagi Galau

1504 Kata

Aku merebahkan tubuh setelah selesai membersihkan diri juga mengganti baju. Menatap langit-langit di atas sana, mengingat kejadian beberapa waktu lalu. "Maksud Mbak Maudy ... aku, m-maksudnya kita ...." Aku merapatkan telunjuk kanan dan telunjuk kiri. "Kamu enggak punya pacar, 'kan? Kamu juga bentar lagi selesai kuliah." Maudy lalu terdiam. "Apa kamu punya prinsip untuk tidak menikah muda?" "Oh, enggak juga, sih. Cuma ... gimana, ya?" Aku berusaha mencari alasan yang pas. "Apa ini tentang usia kita?" sela Maudy. Dia menyandarkan punggung lalu menaikkan kaki kanannya ke atas kaki kiri, menerawangkan pandangan ke arah jendela dengan kedua tangan berada di atas lutut. Khas-khas perempuan anggun ketika mengemukakan pendapat di muka umum. "Usia kita memang terpaut lima tahun, tapi menuru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN