Kamal menegang kaku, dan tangannya yang ingin membuka pintu mobil hanya melayang di atas udara dengan kedua mata yang menatap terpaku kearah mobil avanza warna hitam yang barusan memasuki gerbang rumahnya yang terbuka lebar karena Kamal ingin keluar. Tapi, sepertinya niatan Kamal yang ingin keluar saat ini, urung di lakukan Kamal dengan terpaksa. Nggak mungkin bukan, Kamal pergi meninggalkan anaknya El yang baru saja pulang, setelah anaknya sudah 4 hari pergi meninggalkan rumah. Dan sialan! Bukan kah wali kelasnya mengatakan bahwa mereka akan pulang besok siang. Tapi, kenapa anaknya pulang sore ini? Kenapa? Seketika rasa cemas menyapa telak diri Kamal. Rasa kesalnya perlahan menguap. Kamal segera menuju mobil anaknya dengan langkah lebar, dan menunggu tak sabar mobil avanza itu y

