44

907 Kata

HAPPY READING KAKAK-KAKAK Guntur menatap adiknya Hanin dengan tatapan yang sangat tajam. Dan Hanin hanya duduk dengan kepala yang menunduk dalam saat ini. Di kursi tunggu yang ada di samping kanan ranjang pesakitan papanya. Deta berdiri tepat di samping Hanin. Guntur berada di seberang Hanin, dan Deta dengan Angga yang tertidur kelelahan di atas sofa besar yang ada dalam ruang perawatan VIP Syarif. Iya, Syarif papa Hanin, dan Guntur mengalami serangan jantung, untung saja ringan, dan cepat di larikan ke rumah sakit. Guntur sedikit marah pada adiknya Hanin saat ini. Karena terlalu takut memikirkan perasaan anaknya Hanin, kesedihan anaknya Hanin. Papanya jatuh sakit. Mungkin salah Guntur juga. Guntur yang memberitahukan papanya tentang reaksi Hanin di saat Guntur ingin menjelaskan ten

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN