POV : Danu Mas Danu berhenti. Kini Mas Danu berbaring miring di sampingku, menyangga kepalanya dengan telapak tangan. “Kamu makin cantik,” rayunya. “Gombal!” sahutku menjawil hidungnya. Mas Danu tersenyum, lalu mencium puncak kepalaku. “Mas mandi dulu, ya. Gerah!” pamitnya. Aku hanya mengangguk tanda setuju. Selagi Mas Danu mandi, aku berganti pakaian yang sudah kusiapkan dari rumah. Sebuah lingerie berwarna merah. Dulu aku sering memakainya untuk memanjakan suamiku. Aku menepis bayangan wajah Ema dari pikiran. Malam ini aku hanya ingin membuat seseorang yang sangat aku cintai bahagia. “Sayang kamu enggak ....” Kalimat Mas Danu berhenti ketika melihat penampilanku. Dia masih mengenakan jubah berwarna putih. Rambutnya masih basah, wajah itu segar dan amat tampan. Aku sedang duduk

