Aileena menatap layar ponselnya yang menampilkan pesan dari seseorang yang tidak dia kenal. Ini sebenarnya bukan pertama kalinya Aileena mendapat pesan dari seorang yang tidak dia kenal tapi ini untuk pertama kalinya Aileena mendapat pesan yang berisi ancaman. Wanita itu buru-buru menghapus pesan itu kemudian memasukkan ponselnya ke dalam handbag-nya dan segera keluar dari kamar menuju ruang makan. Adnan tampak sudah menunggunya di sana dengan cengiran khas pria itu. Aileena meletakkan handbag-nya di kursi kosong yang ada di samping kursi yang dia duduki. “Pagi, Beb!” seru Adnan dengan cengiran. Pria itu tampak sudah rapi dan sudah siap berangkat keja. Walau tidak ada hal lebih yang mereka lakukan semalam selain tidur sambil berpelukan tapi sudah berhasil membuat Adnan me

