Adnan menatap masakan yang sudah tertata di atas nampan dengan wajah ceria. Dalam rangka membujuk dan sekaligus menyogok Aileena, Adnan malam ini memasak Sup Iga yang terlihat sangat menggugah selera. Di sebelah mangkuk yang berisi Sup Iga itu ada nasi yang sudah Adnan taburi bawang goreng, kerupuk dan juga air mineral tentunya. “Mari kita beraksi!” seru Adnan, dia melangkah ke arah pintu kamar yang dia tempati bersama Aileena namun Adnan sudah di usir dari sana dengan cara yang tidak terhormat. Adnan menaruh nampan yang sudah berisi makan malam untuk Aileena itu di atas meja yang ada di depan kamar. Adnan mencabut kertas yang masih tertempel di pintu kemudian menyobeknya dengan kasar. Setelah puas melampiaskan emosinya pada kertas yang tidak bersalah itu, tatapan Adnan kini

