“ADNAN PAKAI CELANA KAMU!” teriakan kencang menyambut pagi mereka setelah malam panjang yang begitu mendebarkan. Adnan hanya menyengir kemudian kembali memeluk tubuh polos Aileena yang masih di tutupi selimut tebal. Aileena menepuk-nepuk lengan Aileena dengan keras, wanita itu minta di lepaskan. “NGGAK USAH PELUK-PELUK AKU, BADAN KAMU BERAT!” Aileena menendang-nendang kaki Adnan, mencubit perut pria itu sampai membuat Adnan terpekik heboh. “APA YANG KAMU LAKUKAN ITU JAHAT BEB, KAMU NGGAK INGAT APA YANG KITA LAKUKAN SEMALAM SUNTUK?!” seru Adnan cukup kencang. Sepertinya uji vocal sudah mendarah daging dengan pasangan satu ini. Aileena bersungut-sungut kemudian menjauhkan tubuhnya dari Adnan. “Kamu mandi dulu sana, buruan! Keburu subuhnya lewat!” seru Aileena dengan

