Acara peresmian kafe A&A sudah selesai sejak setengah jam yang lalu. Kini sang pemilik kafe sudah bersantai di ruangan mereka untuk melepas lelah. Kaki Aileena kini ada di paha Adnan sedangkan Adnan memijat kaki Aileena dengan pelan. “Terimakasih beb, aku nggak nyangka kafenya sekeren ini dan bahkan ruangan kita sebagus ini,” ucap Adnan, dia mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan. Ketika membuka pintu ruangan ini memang terlihat seperti ruang kerja pada umumnya namun ketika kita mendorong sesuatu dekat guci mahal yang ada di sudut ruangan, kita akan di bawa ke ruangan yang lebih privat yaitu kamar tidur dengan ranjang king zize beserta lemari dan rak buku yang tertata rapi, di dalam kamar itu juga ada kamar mandi. Aileena sepertinya sangat memikirkan kenyamanan mereka. “

