[RAZZA DAN HUJAN]

902 Kata

AUTHOR'S POV Razza kecil memainkan bola basketnya bersemangat sambil sesekali menertawakan adik perempuannya. Papa dan mamanya memperhatikan Razza sembari tersenyum. Sesekali papanya ikut bermain. "Ma, Pa, sini! Bentar lagi bakal hujan, pasti seru main sambil hujan-hujanan." Razza kecil berteriak semangat. Bulan itu hujan memang sering turun, membuat si kecil Razza bahagia. Namun orang tua Razza menggeleng melarang. Razza bisa saja jatuh sakit. "Nara, lemparin bolanya ke Kakak." Pekik Razza pada adiknya. Namun adik perempuannya itu tetap asik sendiri. "Ournara kamu denger Kakak, nggak?" Nara menoleh, memandang Razza yang sepertinya menahan kesal. "Nala lagi main Kak, dali tadikan Kakak telus, Nala juga mau coba." Nara dengan gaya cadelnya merespon kekesalan Razza. Lalu melempar bola i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN