Pulang nya Nadia

1872 Kata

"Kau gila Dam!? Bagaimana kalau wanita itu mencari Bard dan melukai cucu dan menantuku!?" kesal Mauren mendengar kabar bahwa Ayu kabur dari markas mafia nya. "Sudah lah, itu bukan salah Damien. Kita juga sedang mencari nya." kata Jacob menengahi. "Aku tidak mau tau, temukan dan kurung wanita itu lagi." Damien mengangguk. "Iya Bu." Damien mengacak rambut nya kala Jacob membawa Mauren pergi ke kamar. Tak lama sebuah tangan mengelus punggung nya. "Emosi ibu sedang tidak stabil Dam." "Aku tau sayang, tak apa." "Maafkan Ibu." "Tak apa, tak perlu minta maaf." Damien menarik istri nya lalu di peluknya wanita mungil itu ke dalam kungkungan badan besar nya. Mereka sudah kembali ke rumah. Meninggalkan villa hutan yang penuh dengan ketenangan. xx xx xx xx xx xx xx xx xx xx xx xx xx

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN