Bahagianya bisa pergi keluar kota selain menghirup udara segar dan suasana baru adalah ada cerita yang bisa Barela ungkapkan. Cuma lewat kata-kata, sih, tapi itu cukup membantu. Setidaknya, kegabutannya berkurang. Dan dengan melihat lalu lalang kendaraan yang sumpek serta jalanan yang macet. Cukup di nikmati saja. “Sudah?” Sagi ngintil di belakang Barella yang sedang memilih jajanan. Oleh-oleh untuk di bawa ke rumah Radit dan Senja. “Belum,” jawaban Barella sejak beberapa menit yang lalu begitu terus. “Semoga mereka di rumah.” Itu juga sudah di ucapkan sebelum melangkah keluar dari kamar hotel. “Aku kangen banget sama si kembar.” Salahnya cuma nggak ngasih kabar saja ke Radit dan Senja kalau mereka di Bandung dan mau mampir. Katanya biar jadi kejutan. Kejutan kalau gagal jatuhnya ng

