LEBANON

1923 Kata

“Ternyata kerja sama orang-orang luar itu beda banget sama di negeri sendiri, ya. Semangat banget. Ini mah kalau seperti ini terus, nggak ada sebulan, kita sudah bisa selesai. Lagian kita cuma kejatah bagian front office doang,” ungkap Araf sembari menyandarkan diri ke sofa. Ketika masuk ke wisma, Araf segera saja mengambil kursi didekat jendela. Meski ini adalah rumah sederhana yang dibangun karena ada pekerjaan tapi pemandangan yang ditawarkan benar-benar menjanjikan. Gunung yang menjulang dengan taburan salju tipis di atasnya itulah pemandangan yang sedang Araf lihat. Tak hanya Araf, sebagai penikmat pemandangan air, Sagara juga terpukau dengan sungai yang menjulur di kaki-kaki gunung. Sungai yang begitu biru bahkan lebih biru dari samudra yang pernah Sagara lihat sebelumnya. “Aku har

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN