Terburuk Juga Terbaik

715 Kata

Kaki Qiana bergetar saat ia memasuki sebuah kafe yang dulu adalah tempat dia nongkrong bersama teman-teman SMP-nya. Gadis itu mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru kafe hingga dia melihat seorang gadis berambut panjang dengan poni sampai alis melambaikan tangan canggung padanya. Saat di sekolah, Qiana mendapat chat i********: dari cewek itu. Sella. Dia diminta pergi ke kafe ini sepulang sekolah. Tentu saja batin Qiana bergejolak. Dia penasaran apa yang akan dikatakan Sella. “Duduk, Qia,”  kata Sella dengan canggung. Qiana mengangguk pelan lalu duduk di kursi yang ada di depan Sella.  Mereka terdiam cukup lama. Terkadang hidup seperti ini, orang yang dulunya sangat dekat sekali dengan kita, akan bersikap canggung saat sudah lama sekali tak bertemu dan tak saling menyapa. Hampir seta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN