Penyelamat

957 Kata

“Lo kenapa bisa di sini, Qi? Diapain aja sama mereka? Mana yang sakit?”  Qiana tersenyum pedih memandang sosok yang memeluknya. Tangisnya pecah di d**a laki-laki itu. Penyelamat hidupnya datang. Dia menatap takut pada tubuh Gilang yang terkapar mengenaskan di lantai akibat ditembak dan dipukul oleh Jordan. Cowok itu menembak kaki Gilang terlebih dahulu sebelum laki-laki itu menembaknya.  “Gue takut ....” ujar Qiana lirih nyaris tak terdengar. Tubuhnya bergetar. Jordan memeluknya semakin erat.  “Jangan takut, ada gue di sini. Maaf gue lalai jaga lo, Qi. Sekarang lo aman.” Jordan mengecup puncak kepala Qiana. Dia segera membuka gembok di tangan dan kaki gadis itu. Hatinya mencelos sakit melihat kondisi mengenaskan Qiana.  “Astaga, Qia!” Jordan berseru panik lalu segera mengangkat tubuh Q

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN