25 November 2013
Apartemen Pondok Indah, Jakarta Barat
Kediaman Sara dan ibunya
Sore hari itu tepat pukul 4, Linda Elisa; seorang wanita yang melahirkan Sara ke dunia dan telah merawatnya hingga 20 tahun, berjalan membukakan pintu bagi Sang Tamu. Tamu yang sungguh tidak diharapkan, setelah semua terbongkar.
Sara berdiri di ujung pintu dengan seorang pria tampan dengan balutan casual-formal, membuat Linda tidak berkedip selama beberapa detik pertama. Siapakah yang mengencani putri nya itu?
Linda menyambut mereka berdua masuk.
Satu jam berlalu sejak kedatangan, Renas masih duduk tepat disamping Sara, tidak akan beranjak sedikitpun. Linda kala itu telah mengetahui siapa Renas sebenarnya, pekerjaannya, keluarganya. Saat Linda menanyakan nama dan Renas menyebut Karim, Linda saat itu juga bertanya apakah Renas memiliki hubungan kerabat dengan pengusaha kaya raya Indonesia Eskandar Karim.
“Saya anak tertua Eskandar Karim.” Jawab Renas saat itu juga, membuat Linda mati jantung, terpesona.
Sore hari itu juga, tepatnya pukul lima lewat lima belas menit, seseorang membuka pintu depan dan tanpa basa-basi masuk ke dalam tepat dimana mereka bertiga sedang berbincang.
“Renas?” Carin berdiri tepat di depan figur yang dikenali nya itu.
Renas pun terkejut, tetapi masih mempertahankan ketenangan nya.
Carin tidak berhenti memandangi adiknya; Sara, dan juga Renas, sahabat karib nya saat di Sekolah Menengah dulu yang telah mengungapkan perasaaannya sebelum menghilang dari Indonesia. Dulu, bertahun-tahun yang lalu. Carin pun mengerti saat itu juga bahwa Renas dan adiknya berkencan, dan nampaknya serius. Carin pun tidak mempermasalahkan nya, justru ikut merasa bahagia bahwa adiknya ada di tangan yang aman. Carin mengerti benar betapa mulia nya Renas. Carin yang pada saat itu hendak menghabiskan satu minggu penuh di Jakarta bersama ibu dan adiknya sebelum kembali lagi ke Bali bersama dengan suaminya; Nicholas Brendt, benar-benar merasa bahagia.
Hingga saatnya tiba.
Renas menghentikan segala bentuk basa-basi dan mengatakan kepada Linda dan Carin saat itu juga bahwa ada yang ingin disampaikan nya.
Aku ingat saat itu
Saat dimana kamu menatap mata wanita
yang telah melahirkan dan membesarkanku
dengan penuh kesungguhan:
Kamu ingin menikahi ku
Aku, usia kita yang terpaut jarak
Enam tahun, kamu bagaikan kakak laki-laki ku
Aku ingat saat itu
Saat dimana kamu mendapat penolakan pertama itu
Halus, dengan alasan aku masih terlalu muda,
Masih terlalu dini untuk memutuskan
“Mengenal lah dulu satu sama lain lebih dalam”
Nasihatnya yang tidak kamu dengar, kamu pertahankan permintaanmu
Kamu mengulang kembali apa yang kamu minta
Hanya untuk mendapatkan izin untuk menikahiku
Aku masih ingat saat itu
Saat dimana senyum tidak lagi ramah
Pertanyaan semacam “ada apa sebenarnya?”
“Mengapa terburu-buru”
“Sara kenapa diam saja?”
Aku masih ingat saat dimana wajahku tertunduk takut, malu
Tapi kamu tetap di sisi, meyakinkan
Pertanyaan yang tak kunjung henti
“Renas pulanglah sekarang, nak! Pembicaraan ini tidak masuk akal”
Wajah yang tidak lagi menyambut
Aku masih ingat saat dimana semua sudah tidak lagi memungkinkan,
Kamu menatapku dalam-dalam, mencari arti dari mataku
Tentu aku ingat saat itu
Saat dimana kamu menggenggam tanganku erat, meminta maaf
Kepada ibunda, kepada keluarga
Alasan utama, dapatkah diterima?
Teriakan yang menjadi-jadi,
Bisa apa aku selain menangis?
Tapi tidak, aku tidak menyesalimu
Tidak menyesali takdir itu
Caci maki, tidak lagi memuji siapa dirimu
Segala u*****n dan cacian
“Sara masih terlalu muda”
“Kamu merusak masa depan nya!”
Cukup, aku tidak tahan lagi
Tapi kamu tetap tinggal,
Mempertanggungjawabkan semua itu
Hanya untuk aku, Renas?
“Izinkan saya menikahi Sara”
“Kamu bukan anakku lagi!”
Ibunda mengatakannya
Aku yang dibuang,
Terbuang
Sudikah kamu memungutku?
Masih kah sudi memungutku?
“Saya akan tetap menikahi Sara, dengan atau tanpa restu anda”
**
Ingatkah kamu,
saat-saat itu?
Mengertikah
seberapa dalam cintaku padamu,
Sara?
Percayalah padaku
Keluarga? kita tidak butuh mereka
Hanya butuh satu sama lain
Kita selalu bertahan
Aku sungguh mencintaimu