Seira mencari ponselnya panik. Sedari pagi ia tidak menemukan ponselnya yang diletakkan di atas nakas dekat televisi. Semalam Seira meletakkan ponselnya karena mulai mengantuk. Ia tidur lebih awal karena tidak ingin terlalu lama di antara obrolan yang menyudutkannya. Lebih tepatnya ia ingin menghindar dari Aldo dan keluarganya. Merasa tidak enak, Rahmat meminta maaf dan menjelaskan jika putrinya sedang tidak baik. Lelaki berambut putih itu juga menjelaskan jika dia dan sang istri akan kembali ke Semarang minggu depan setelah permasalahan Aldo dan Seira selesai. Mereka berharap tanggal pernikahan bisa dipercepat agar Seira ada yang menjaga dan memperhatikannya. Rahmat sangat berharap banyak jika Aldo sabar dalam menghadapi Seira saat ini. Ia juga memberi nasihat kepada Aldo agar lebih mel

