Makan Malam

1610 Kata

Seira masih terdiam menggigit bibir bawahnya. Hatinya berdegup kencang karena mobil Adrian berhenti tepat di depan rumahnya. Bapak dan ibunya telah berdiri di teras melihat aneh mobil yang terparkir di halaman rumah. Seira menatap Adrian, memohon agar lelaki di sampingnya membatalkan rencana konyolnya untuk bertemu dengan orang tua Seira. Adrian merasa harus bertanggung jawab dengan apa yang telah mereka lakukan pagi tadi. Sebagai lelaki ia harus berani menghadapi resiko apa pun yang akan ia terima. Sebelum meninggalkan apartemen sempat terjadi perdebatan kecil antara Seira dan Adrian. Wanita cantik itu tidak ingin pulang untuk sekarang ini. Ia tidak mau jika ibunya akan lebih mengawasinya jika tahu Seira pergi menemui Adrian. Seira sangat mengenal bagaimana watak sang ibu. Adrian menco

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN