Seira masih berbaring tak bisa memejamkan mata. Ada rasa kasihan saat melihat Aldo begitu terluka. Wanita itu masih tak bisa melupakan kejadian yang membuat bibirnya berdarah. Ini pertama kalinya Aldo menncium bibirnya. Namun, Seira merasa ciuman itu hanya seperti pelampiasan amarah karena Aldo melihatnya dengan Adrian. Rasa sayang yang pernah ia rasakan terasa tidak ada lagi. Getaran yang dulunya begitu hebat saat mereka berdekatan terasa biasa saja. Bahkan Seira merasa marah saat Aldo mencium bibirnya. Kisah kasih yang pernah dirajut tidak membekas sama sekali. Melihat Aldo yang berubah kasar membuat Seira berpikir. Ia merasa menjadi wanita paling jahat yang telah mengkhianati laki-laki yang begitu mencintai dan menyanyanginya. Namun, saat wajah Adrian muncul menggantikan wajah Aldo,

