Hanna melirik Sura yang tengah sibuk memisahkan daging ikan dengan durinya. Pria itu melakukanya dengan telaten. Hanna tak mengetahui untuk siapa dia melakukan itu sampai dia menyerahkan daging ikan pada Hanna. "Ayok dimakan," ujar Sura. Gadis itu melongo kaget. Jadi dia berlelah-lelah sedari tadi memisahkan duri dan dagingnya hanya untuk Hanna? Gadis itu merasa terharu. Sura memang sangat juara menarik perhatiannya dengan semua perlakuannya pada Hanna. Gadis itu tak bisa berkata apa-apa pada laki-laki dihadapannya ini untuk mengungkapkan rasa terimakasihnya. Ia tak tahu hatinya terbuat dari apa? Selalu saja memprioritaskan Hanna. "Terimakasih oppa." Gadis itu menyomot sedikit daging Ikan dengan sumpitnya kemudian menyuapi Sura. Sura kaget mendapatkan perlakuan seperti itu dari Hanna.

