Orang tua datang

1214 Kata

"Ma... Pa," ucap Ana. Saat pertama kali aja membuka matanya. Dia tersenyum tipis. Mengusap kedua matanya yang baru saja terbuka dari tidur lelapnya. Dan, ternyata benar dia adalah orang tuanya. Kedua mata yah semula sayu seketika berbinar tak percaya melihat kenyataan yang ada. Dia ingin sekali menangis bahagia. Ingin sekali berdiri dan memeluk kedua orang tuanya. Tetapi, kakinya terasa begitu berat untuk melangkah turun. "Ana.. jangan paksa kaki kamu jika memang tidak bisa bergerak" kata Papa Ana. "Maaf ... Ma, pa.. Aku tidak bisa buat kalian senang saat datang. Aku hanya bisa menyakiti diri aku sendiri. Aku benar-benar menyeruak dengan semua keadaan. Maafkan aku." ucap Ana. Tak terasa air matanya perlahan mulai menetes keluar tanpa dia sadari. Dia merasa gagal jadi Anak. Tak bisa mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN