2 hari berlalu. Ana belum juga sadar. Sudah sudah hampir 7 hari Ana masih dirawat di rumah sakit dengan keadaan luka parah dan koma. Perban masih membalut kaki dan wajahnya. Hari ini, Ana akan melepas perban di wajahnya. Meski dia belum sepenuhnya sadar. Miko yang baru saja datang melihat Ana. Dia tak kuasa meneteskan air matanya. Kedua mata itu terus berair. Melihat keadaan adiknya. Sementara orang tuanya baru saja terbang pulang dari Amerika. Dan, akan sampai nanti sore. Sekarang dirinya harus bertanggung jawab semuanya. Memastikan jika Ana benar-benar baik-baik saja. Tidak ada yang luka serius. Dan, mematikan tidak ada lagi orang yang berani menyentuh dirinya. Meski hanya sekedar memegang tangannya. Baru membuka pintunya. Ia menghela napasnya. Berjalan melangkah masuk ke ruangan itu.

