Bagian Delapan Belas

982 Kata

*** "Ya udah kalau gitu kabarin aja ya, Kak, kalau udah pulang, biar kita bisa ngobrol. Nanti aku sama Kak Aby ke apartemen Kakak setelah Kakak dari luar." Diiyakan oleh sang kakak, Tamara yang masih berdiri di depan unit Gevania, menyudahi panggilan. Menurunkan ponsel dari samping telinga, dia hampir buka suara. Namun, pertanyaan dari Abyan lebih dulu menodongnya. "Di mana katanya Gevania? Pagi-pagi begini udah keluyuran." "Lagi sarapan di luar, Kak, sama Kak Sean," ucap Tamara. "Semalam, kan, Kak Sean pindahan ke unit baru. Jadi pagi ini dia mau belanja kebutuhan sebelum mamanya dari Indonesia, sampai. Nah, Kak Sean sama Kak Geva sarapan dulu. Jadi kemungkinan mereka pulang agak siangan" "Harus banget sama Geva?" tanya Abyan. Di wajah tampannya kentara raut tidak suka usai mendengar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN