Bagian Delapan Puluh

1039 Kata

*** "Abyan baik-baik aja, kan? Aku takut dia terus kepikiran soal rumah." Duduk di tepi kasur, Gevania yang masih memegang segelas s**u coklat, kembali bertanya-tanya tentang kondisi terkini sang mantan kekasih. Tidak berkomunikasi lagi setelah beberapa jam lalu dikabari tentang kebakaran yang melanda rumah milik Abyan, Gevania khawatir mantannya itu tidak baik-baik saja sampai sekarang. Ingin bertanya, dia ragu, karena perihal posisi Abyan, Gevania tidak bisa menebak-nebak. Apes sedikit, telepon Gevania bisa ketahuan oleh Tamara dan jika sudah seperti itu, sang adik pasti akan salah paham seperti yang sudah-sudah. "Harusnya sih baik-baik aja," ucap Gevania lagi, pada dirinya sendiri. "Dia udah aku nasihatin, terus bukan anak abg juga yang emosinya labil. Jadi meskipun kepikiran, dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN