*** "Gevania enggak pernah selingkuh." Singkat, padat, Gevania tidak pernah selingkuh. Ucapan yang terlontar dari mulut Sean berhasil membuat sepasang sejoli di dekatnya memasang raut wajah kaget. Tidak hanya Abyan, Gevania pun ikut terkejut usai mendengar perkataannya—bahkan Bi Titin yang mengintip dari ambang pintu dapur, terlihat membulatkan mata—tidak menyangka Sean senekad itu. "Kak ...," panggil Gevania, masih dengan raut wajah shock. "Saya enggak mau kamu terus berbohong untuk sesuatu yang bahkan enggak kamu lakuin, Gevania," ucap Sean. "Kamu harus menanggung dosa karena membohongi Abyan, sementara yang dapat manisnya Tamara. Apa itu adil?" "Tapi—" "Kamu tahu sesuatu?" tanya Abyan pada Sean. Semakin tidak tenang, tubuhnya kini terasa menegang sementara degupan jantung di dal

