Bagian Delapan Puluh Tujuh

1040 Kata

*** "Lho, Papa udah sampai?" Kembali ke IGD usai mengurus administrasi kamar rawat, pertanyaan tersebut Abyan lontarkan setelah mendapati Nolan di depan ruang penanganan tempat Tamara berada. Tidak ada respon, Abyan yang berhenti pada jarak beberapa meter dari sang mertua, kembali melanjutkan langkah hingga persis di dekat Nolan, dia kembali buka suara. "Aku urus administrasi kamar rawat buat dua malam. Jadi—" "Mana sini kertasnya," pinta Nolan sambil mengulurkan tangan. Tidak ada raut wajah santai, pria itu nampak begitu serius bahkan seperti sedang menahan emosi. "Biar Papa kasih ke dalam. Kamu tunggu di sini." "Lho, tapi—" "Ada yang mau Papa bicarain sama kamu," ucap Nolan. "Dan ini berkaitan sama Tamara." Abyan tidak menimpali sementara tangan kirinya menyerahkan kertas yang di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN