Klimaks Pertamaku

1723 Kata

Jo menatapku lama, seolah menimbang sesuatu di pikirannya, sebelum akhirnya bertanya dengan suara tajam, "Ra, jawab pertanyaanku-dan jangan bohong." Aku menatap balik, sedikit bingung. "Ya, Jo?" Ia menarik napas pelan. "Siapa yang pertama kali bikin kamu ngerasa... kayak gini?" Keningku berkerut. "Apa maksudmu?" Tangannya masih mencengkeram pinggangku erat, napasnya belum sepenuhnya tenang. Namun matanya menatap tajam-dalam, penuh sesuatu yang lebih dari sekadar nafsu. "Pertama kali kamu kayak gini... waktu aku nyentuh kamu, waktu kamu ngerasain sendiri gimana tubuhmu bereaksi," bisiknya pelan. "Siapa yang dulu bikin kamu ngerasa kayak gitu, sebelum aku?" Aku terdiam sejenak. Tatapan Jo menembus mataku-tajam, tenang, namun menuntut sesuatu yang tak sanggup kuucapkan. Aku tak tahu ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN