Laki-laki yang Seharusnya Bertanggung Jawab

1128 Kata

“Bi, aku bilang enggak mau ya enggak mau! Bibi enggak usah maksa! Bisa enggak, bawa keluar makanannya sekarang!” Vey masih saja uring-uringan dan tidak mau makan. Bukan tidak lapar, tetapi gadis itu memang sedang tidak nafsu makan. Sakit perut sengaja diabaikan. Nia yang kembali mendapat penolakan, bingung harus melakukan apa lagi untuk merayu anak majikan. Jika dia lapor kepada Valerie, sudah pasti majikannya tersebut akan marah karena menganggap Nia tidak bisa membujuk Vey. “Non, kalau Non Vey enggak mau makan, nanti sakit, gimana? Masa iya, udah beberapa hari ini Non Vey makannya cokelat terus. Makan nasi enggak mau, minum s**u juga enggak mau. Bisa-bisa nanti asam lambung, bahaya, Non.” Nia benar-benar bingung harus melakukan apa. Di sisi jendela yang terbuka lebar, Vey masih mena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN