Menikmati Pergumulan

1145 Kata

Suara lenguhan Zashi terdengar memenuhi ruang kamar, sehingga Altezza semakin semangat menggerakkan pinggul di atas tubuh perempuan simpanan. Laki-laki itu bahkan tidak pernah memakai pengaman lagi sejak Zashi mengaku sudah mengonsumsi pil kontrasepsi. “Sayang, aku ... keluar,” ujar Altezza sambil mempercepat gerakan. Satu tangannya mencengkeram gundukan milik Zashi, sedang satu tangannya lagi meraih leher belakang perempuan di bawahnya dan menekankan bibirnya pada bibir Zashi. Sama halnya dengan Altezza, Zashi pun telah mencapai puncak. Namun, dia tidak bebas berteriak karena bibirnya sudah dibungkam dengan lidah Altezza yang menjelajah rongga mulutnya. Beberapa menit setelahnya, dua insan itu tergolek lemas di pembaringan dengan posisi saling berpelukan seakan enggan untuk melepaskan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN