Cinta Semalam

1050 Kata

"Kenapa aku harus ada di titik ini, Nan? Kenapa?" Vey bertanya lirih. "Dan kenapa juga kamu harus mengorbankan diri dengan mengaku ke semua orang kalau kamu yang udah ...." Perempuan itu menggeleng. Dia pun masih tidak percaya dengan keputusan Kenan yang begitu cepat membawa orang tuanya datang untuk melamar. Kenan yang terduduk di tepi pembaringan, perlahan meraih jemari Vey ke dalam genggaman. Dingin, sehingga membuat Kenan sengaja menggosok-gosokkan telapak tangan guna menghangatkan. "Bukannya kamu sendiri yang bilang, kalau jangan sampai Om Rey tahu kamu hamil? Jadi, cuma ini yang bisa aku lakuin buat kamu, Vey." Vey menunduk, membiarkan tangannya berada dalam genggaman Kenan. Memang, rasanya sudah lebih hangat dari beberapa menit yang lalu saat dia baru saja keluar dari kamar man

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN