Pada dasarnya gaya hidup burung Kedasih itu begitu licik dan kejam. Mereka tidak memiliki sarang sendiri. Bukan karena tidak bisa, hanya saja mereka memang tidak mau untuk membuat sarang sendiri. Para induk burung Kedasih itu akan menitipkan telur mereka ke tempat sarang burung lainnya. Dan lalu mereka akan menyingkirkan telur-telur di sana untuk ruang bagi telur mereka sendiri. Setelah itu, induk burung Kedasih akan pergi meninggalkan telur mereka. Lina menatap sendu pada kondisi Riko yang tengah tertidur dengan infus di tangannya. Karena tubuh Riko yang masih kecil dan sangat rawan, mereka harus memberikan pemeriksaan secara berkala untuk beberapa waktu, hingga Riko dinyatakan baik-baik saja. Akhirnya setelah ijin Dokter mereka bisa menemui balita kecil itu. Dika yang berdiri di sebel

