Tidak menunggu lama, Dika langsung mendekati jendela tersebut untuk melihat lebih jelas keadaan di luar, dan memastikan adanya bercak darah lain dari ular itu. Tentu saja Dika akan melihat bercak darah tersebut sesuai yang dipikirkannya. Segera pria itu bergerak ke luar dari kamar menuju pintu depan, dan berputar menelusuri lorong pinggir rumah menuju bagian belakang. Dika memulai penyeledikan tersebut dari depan jendela kamarnya. Bercak darah itu tercetak jelas menyeret, mengikuti pergerakan ular yang merayap. Dika mulai melangkah mengikuti ke mana arah bercak darah itu membawanya. Hingga akhirnya Dika sampai di bagian rumah belakang. Dika terperangah tidak percaya di tempat. Melihat bagaimana bercak darah itu juga menempel di dinding pagar hingga ke puncak pagar. Dari tempatnya berdi

