Shelly ingin berteriak mengumpati Baron dengan mengatainya ‘tidak tahu diri sebagai seorang lelaki’. tapi ketakutannya akan keputusan Baron untuk memilih pergi meninggalkan dirinya membuat Shelly hanya bisa menutup mulut dan mata saja. Terkadang Shelly berpikir untuk menyerah pada cintanya. Berpikir akan mencari pria yang mungkin bisa mencintai dirinya yang tidak akan pernah bisa Baron lakukan padanya. Sekali lagi dirinya terlalu pengecut untuk berpikir lebih jauh. Memikirkan hal itu membuat Shelly merasa kesal sendiri. Apa sih yang telah Baron lakukan kepadanya hingga membuat Shelly merasa cinta mati pada pria itu? Bahkan Shelly bisa melihat dengan jelas bahwa Baron telah memanfaatkan dirinya seperti ini. Namun tetap saja Shelly tidak bisa berpaling darinya. Kata orang cinta itu buta.

