Buktinya, semesta membantu kita untuk berdiri lagi setelah banyaknya lemparan batu api dari ruang angkasa yang mencoba mengenai punggung. Kita, sudah satu langkah lebih dekat. [067 Perihal Semesta yang Membaik.] ♦ ♦ ♦ Melbourne, Victoria. Moza duduk diam menatap danau luas di depannya. Jantungnya berdetak normal, pandangan matanya terkesan tenang, rambut hitam sebahu yang baru saja ia potong sebelum berangkat menuju Melbourne terlihat bergerak lembut ditiup angin sore. Moza akhirnya menguatkan diri untuk keluar dari flat setelah tiga hari memilih diam di balik selimut. Indy sudah menawarkannya untuk berjalan-jalan mengelilingi setiap sudut kota Melbourne, tetapi Moza menolak dengan alasan malas karena cuaca Melbourne yang sulit sekali ditebak. Sama halnya dengan hari ini, ketika Moza ke

