59. Jamur Kecil

2550 Kata

Mata Renat terpaku pada makhluk kecil di pelukannya. Hatinya benar-benar sakit. Disaat Renat begitu percaya pada karunia terbesar Pencipta, nyatanya karunia itu langsung diambil kembali sebelum ia dan Abi sempat merasakan bahagia menjadi orangtua. Renat benar-benar tidak memiliki kuasa, ketika ia harus melahirkan seorang bayi yang pada akhirnya tidak mengeluarkan satupun teriak tangis. Hanya hening, dengan mata tertutup dan tangan terkatup. Air mata Renat luruh lagi ketika diarahkannya kecupan sayang pada pipi kecil sang anak. Dirinya dan Abi, masih tidak mempercayai bahwa buah dari cinta mereka ternyata menghadirkan sosok mungil yang terbentuk dalam rahim Renat. Renat menyudahi ciumannya, ingin kembali melihat wajah sang anak yang kini sedang tertidur dalam ketenangan. Renat termenung s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN