50. Semakin Parah

1244 Kata

Renat dan Zuri memasuki ballroom hotel dengan senyum indah terpasang di wajah mereka. Serentak keduanya merasa rindu pada waktu-waktu dulu kala berada di posisi Fayi---teman wanita mereka yang tengah berbahagia di hari ini. Renat memperhatikan dekorasi indah di sekitar, sembari mencuri pandang ke arah dimana kursi pengantin masih kosong. Sepertinya Fayi dan suami tengah berfoto. Zuri mengajak Renat untuk berjalan ke arah makanan. Wanita itu bersemangat tatkala ia akhirnya bisa menemukan pancuran cokelat. Renat mengambil salah satu marshmellow, kemudian mencelupkannya dalam lelehan cokelat tersebut. “Neng, kenceng banget makan coklatnya?” Renat menoleh pada Zuri dengan wajah lucu, mulutnya mengunyah marshmellow dan menelannya. “Kamu tau nggak, sih, dari semalem tuh aku kepengen banget ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN