Renat dan Zuri memasuki ballroom hotel dengan senyum indah terpasang di wajah mereka. Serentak keduanya merasa rindu pada waktu-waktu dulu kala berada di posisi Fayi---teman wanita mereka yang tengah berbahagia di hari ini. Renat memperhatikan dekorasi indah di sekitar, sembari mencuri pandang ke arah dimana kursi pengantin masih kosong. Sepertinya Fayi dan suami tengah berfoto. Zuri mengajak Renat untuk berjalan ke arah makanan. Wanita itu bersemangat tatkala ia akhirnya bisa menemukan pancuran cokelat. Renat mengambil salah satu marshmellow, kemudian mencelupkannya dalam lelehan cokelat tersebut. “Neng, kenceng banget makan coklatnya?” Renat menoleh pada Zuri dengan wajah lucu, mulutnya mengunyah marshmellow dan menelannya. “Kamu tau nggak, sih, dari semalem tuh aku kepengen banget ma

