41. Sisi Moza

1570 Kata

"Lo gila ya?" bentak seseorang yang sudah tidak tahan dengan sikap seorang yang ia anggap sahabat untuk empat tahun terakhir. "Gue ada buat lo bukan cuma waktu lo lagi seneng ya, Moz. Karna lo lagi salah kayak gini makanya gue mau ingetin lo." Moza memutar bola matanya sebab tidak suka dengan nasehat Indy yang ia pikir tidak berguna. Bagi Moza, hanya dirinya yang akan mengerti bentuk perasaan semacam ini. Terkungkung dan terkunci oleh rasa cinta terhadap seorang pria yang sayangnya sudah enggan melihat ke arahnya Moza menatap Indy dari seberang meja bar tempat ia tengah terduduk lemah. Apartemennya yang selalu saja sepi membuat Moza tidak mempunyai pilihan lain selain meminta Indy untuk datang. Dan pagi ketika Indy datang dengan beberapa kantung bahan makanan, ia malah menemukan sosok Mo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN