Bab 38

909 Kata

“Kenapa  kamu harus berbohong?” tanya seorang perempuan begitu masuk ke ruangan Hugo. Hugo yang berjalan di belakangnya hanya mngernyit tak menngerti. Laki-laki itu segera menutup pintu.   “Apa maksudmu?”   Wanita itu berbalik berdiri menghadap Hugo. “Aku tahu ada yang kamu sembunyikan tentang Rayhan. Kamu mungkin bisa membodohi para direktur kolot itu, tapi bukan aku. Kita kenal selama lebih dari sepuluh tahun. Aku hapal semua gerak- gerik kamu.”   Hugo hanya tersenyum. “Kamu tenang aja. Nggak ada yang perlu dikhawatirkan kok?”   “Nah, ini juga kebiasaan jelekmu. Selalu saja mengalihkan pembicaraan kalo kamu melakukan kesalahan. Aku jadi tambah yakin ada sesuatu yang terjadi.” Wanita itu menyilangkan kedua tangannya di bawah d**a.   “Seharusnya kamu percaya sama aku, Yang.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN