Harlan duduk di atas kursi roda yang berjalan di lorong rumah sakit. Di belakangnya Cantika tampak mendorong kursi roda dengan anggun. Keduanya kini sedang berjalan menuju salah satu ruangan yang sudah disiapkan oleh Rumah sakit.. Akhirnya dengan persetujuan dan pertimbangan dari dokter Asykar, Rayhan boleh mengadakan konferensi pers dengan banyak sarat dan ketentuan. Salah satu ruang rapat yang biasa digunakan oleh komdik pun segera diubah menjadi tempat konferensi pers seperti yang diinginkan oleh Rayhan. Saat ini dokter Asykar sedang duduk bersama dengan beberapa dokter menghadapi kamera yang menyorot. Sebagai dokter senior sekaligus direktur dan pemilik dari rumah sakit, dokter Asykar membuka konferensi pers siang itu. Setelah menyampaikan pembuka beberapa kalimat akhirnya pi

