POV RICHARD Di lain tempat di rumah sakit setelah kepergian Dave, aku memandangi wajah Queensha yang sibuk melamun. Masih ada selang pernapasan menempel di hidungnya. Dokter Willson berkata seluruh alat komputer yang melekat di tubuh Queensha akan di lepaskan segera. Ia sepenuhnya sudah membaik paska koma selama bertahun-tahun. Senang sekali rasanya melihat Queensha ada di depanku sekarang. Aku duduk di tepi ranjang tepat di samping istriku. "Queen!" panggilku pelan membuyarkan lamunannya. Mendengar namanya di panggil Queensha menoleh ke arahku dengan tatapan sendu. Kami saling bertatapan beberapa detik hingga pada akhirnya kami memutuskan tatapan yang terjalin selama sesaat. "Ya, a-ada apa Richard?" tanyanya gegalapan. Aku menghembuskan napas, Queensha ku telah kembali dan hadir hari

