POV VIONA Setelah aku perhatikan kamar ini cukup luas dengan desain unik cat berwarna abu-abu. Mataku tidak percaya sebuah gambar indah terlukis di temboknya. Seorang wanita berambut panjang menebar senyuman. Queensha Cantik sekali. Aku tahu Richard sangat mencintai wanita koma itu tapi mungkinkah aku bisa menggantikan posisinya walaupun hanya sesaat di hati Richard. Aku bermimpi setinggi mungkin sampai aku lupa bagaimana rasanya jatuh. Memikirkan Queensha membuat diriku panas dingin, aku tak menyangka bisa dalam situasi sulit ini. Istri kedua masih seperti mimpi buruk untukku. Aku tak pernah bercita-cita menjadi istri kedua tapi setiap hari doaku hanya menyebutkan nama Richard agar aku menjadi bagian dari hidupnya. Semoga Queensha bisa memaafkanku karena menjadi madu dan racun dalam hi

