Flashback Sepasang suami-istri istri keluar dari kediamannya tampak terburu-buru. Semua orang bisa menebak bahwa telah terjadi pertengkaran hebat di antara mereka. "Kita mau kemana, Rich?" tanya wanita itu. Mereka masuk ke dalam mobil cepat. "Ke rumah sakit," bentaknya. "Untuk apa ke rumah sakit? Aku baik-baik saja." "Dokter akan memberimu obat pencegah kehamilan. Kejadian tadi malam adalah sebuah Kesalahan. Aku tidak ingin ada bayi di antara kita." Kata-katanya bagai peluru menembus tepat di jantung wanita itu. Satu tamparan berhasil mendarat di pipi Richard. Air mata keluar dengan deras tanpa mampu di tahannya lagi. Selama ini pria itu adalah pusat kehidupannya, harapan satu-satunya. Cuma Richard pria yang di cintainya. Dan apa yang dia dapatkan semenjak menginjakkan kaki di rumah

