POV RICHARD Hentakan sepatuku berdetak dengan lantai, aku mondar mandir kesana kemari di depan ruang ICU. Dave, ayah, Vivi, dan Laura ada di sini. Mereka sama khawatirnya dengan diriku yang tidak berhenti memikirkan hidup dan mati istriku. Aku melihat Queensha di jendela yang di pasang gorden transparan. Ia tak bereaksi lagi bahkan di layar monitor komputer menunjukkan garis lurus, aku semakin menangis. Queensha benar-benar akan pergi meninggalkanku di dunia ini. Dokter menggunakan Defibrilator sebagai alat kejut jantung agar Queensha bisa kembali bernapas. Segala doa telah aku rapalkan dalam hati sambil melihat ke jendela tak melepaskan pandanganku pada istriku. Oh, Tuhan. Jangan ambil Queensha sekarang aku masih membutuhkan dirinya, dia istri yang amat aku cintai. Tidakkah kau ingin a

