Arman masuk dan melihat Rani tiduran di ranjang tanpa sehelai benang pun pakaian dan tangan yang menutupi p******a dan memew rambut lebat dan halus bikin Arman bersemangat dan Arman pun membuka pakaian dan telanjang pun mematikan lampu kamar dan Rani yang melihat lampu kamar di matikan pun gugup dan Arman langsung naik ke ranjang dan memeluk Rani dari belakang dan Rani yang di peluk pun merasakan ada yang nusuk-nusuk dipantatnya dan Rani tau icikbos suaminya sudah bangun dan Arman pun mencium pundak Rani dan membalikkan tubuh Rani menghadap dirinya dan Arman minta izin ke Rani untuk malam pertama
"Rani sayangku, mari kita mulai malam pertama dengan romantis dan panas dingin penuh tegang"
"iya,bang"
"abang boleh cium keningmu,pipimu,dan bibirmu yang indah"
"boleh"
Arman pun mencium kening,pipi,dan, bibir Rani yang indah dengan lama hingga bibir Rani bengkak.lalu, mencium leher dan pundak Rani hingga penuh jejak merah cupang dan turun ke p******a Rani dan mengunyut kedua p****g Rani gantian yang bikin Rani mendesah.
"a-ah, bang"
lalu,Arman turun ke memew Rani yang rambut lebat nan halus dan mencium serta menjilat memew Rani hingga Rani tegang mendesah
"ah-a-ah-ah-ah,abang"
Arman pun memuji dan meggoda Rani
"memew mu basah,becek,dan aromanya asam manis sekali"
Rani yang mendengar malu dan Arman memasukkan Icikbosnya ke lubang memew Rani yang sudah becek dan basah dan Arman menggerakan tubuhnya dengan indah penuh jiwa dan Rani yang merasa lubang memewnya sakit di tusuk-tusuk oleh icikbos Arman pun mendesah keluar air mata.
"ah-ah,sa-kit, abang"
"itu tandanya memewmu belum menyempurnakan ritme klop icikbos abang nanti kamu merasa keenakan"
Arman pun mengulang lagi gerakan ritmenya diatas dan Rani pun mendesaha keenakan
"Ah-ah-ah-ah, abang kok jadi keenakan"
"betul, abang tadi kan memewmu belum menyeimbangkan ritme Icikbos abang di dalam lubang memewmu"
Arman terus melakukannya hingga banyak ronde sampai penuh lubang memew Rani dengan s****a kental manis dan badan penuh keringat dan Rani tertidur.
Arman pun masuk ke kamar mandi membereskan diri yang penuh keringat sambil memuji malam pertama tadi.
"hmm, Rani sangat cantik sekali, bibir yang indah dan manis, tubuh yang montok dan seksi apalagi memew apem tembemnya yang bikin icikbos ku muncrat ke dalam lubang memewnya yang basah dan becek.ternyata abang orang pertama yang merenggut keperawananmu yang kamu jaga 20 tahun sebagai suami dan juga keperjakaan abang yang abang jaga 60 tahun sebagai istri apalagi memew apem tembem berambut lebat nan halus aromanya asam manis enak juicy"ucap Arman sambil bercermin dan memegang Icikbosnya
Rani yang mendengar dalam keadaan tidur hanya senyum dengan pipi merona dan bahagia menjadi istri dan menyerahkan keperawanannya kepada Arman selaku suaminya sah di agama dan negara dan Rani juga berharap menjadi ibu secepatnya apalagi Arman menyukai memewnya berambut lebat nan halus dan tidak cukur itu karena indah menurut Arman apalagi rambut memew apem tembem Rani bila terkena gesekan Icikbos Arman bikin Arman tegang terus sampai ronde panjang yang membuat s****a kental manis Arman penuh di lubang.
pagi hari pun Arman bangun dan menyibakkan rambut Rani ke belakang yang menutupi wajah Rani dan mencium kening dan bibir Rani.
"cantik sekali Rani kalau tidur apalagi lehernya penuh cupang cintaku"
Rani pun terbangun dengan senyum lalu saat akan bangun memewnya rasa sakit dan tubuhnya pegal.
"Rani sayangku,pagi. apa memewmu sakit? abang gendong ya kita mandi bersama"
"iya, bang sakit di lubangnya itu"
saat menyibakkan selimutnya Rani.Arman melihat ada darah di selaput dara Rani dan Arman pun tersenyum bangga dan menggendong Rani ke kamar mandi untuk mandi bersama.