Chap 11

866 Kata
Chang berjalan menuju kediaman bulan, ia ingin bertemu dengan ibunya dan menanyakan kenapa ibunya tidak datang ke perayaan. Dua dayang yang berada di depan pintu membungkuk saat Chang datang. "Selamat malam pangeran. Anda tidak boleh masuk ke dalam karena kaisar tidak mengizinkan siapapun untuk masuk. " "Memangnya kenapa? " Chang ingin membuka pintu tapi tertahan. "Maaf jika saya lancang telah menyentuh anda pangeran, tapi kaisar akan menghukum kami jika ada yang masuk ke dalam. " dayang Mei memengang tangan Chang yanh ingin membuka pintu. Chang memilih mengalah lalu berbalik pergi. Tapi ia masih penasaran dengan apa yang di lakukan ayah dan ibunya di dalam. Chang mendekati jendela yang tirainya sedikit terbuka. Pemandangan di depannya membuat matanya sakit. Sebenarnya apa yang terjadi? Chang menjauhkan tubuhnya dari jendela dan berjalan pergi. Mungkin beberapa bulan ke depan ia akan memiliki adik. "Selamat malam pangeran. " senyum Chang langsung luntur saat melihat Fengying. "Malam ibunda selir." Chang membalas dengan singkat. "Anda akan kemana pangeran?" Fengying berpura-pura bersikap manis yang membuat Chang sangat ingin menampar wajah di depannya. "Aku ingin kembali ke kediamanku. " "Kalau begitu saya permisi pangeran, saya ingin bertemu kaisar." Fengying melangkah pergi. "Kai tidak akan bisa bertemu ayahanda. " perkataan itu membuat pangkah Fengying berhenti. "Apa maksudmu bocah? " tidak ada kata-kata formal lagi yang keluar dari mulut mereka. "Ayahanda sedang bersama ibunda dan tidak ingin di ganggu. Mungkin beberapa bulan ke depan aku akan memiliki adik baru." seringai Chang melebar melihat muka fengying memerah. "Sebaiknya kau menjaga ibundamu itu baik-baik agar tidak terjadi apa-apa kepadanya." seringai Chang di ganti tatapan tajam. "Ingat baik-baik ini. Jangan pernah menyentuh ibundaki sehelai rambut pun. Jika kau berani melukainya, kau akan merasakan akibatnya. " Chang pergi dengan langkah lebar, ia tidak ingin melihat muka ular Fengying. "Kita lihat saja apa yang akan terjadi selanjutnya. Aku masih belum bertindak untuk melenyapkan kalian berdua." Fengying berbalik arah dan pergi ke kediamannya. Tanpa mereka sadari seseorang tidak sengaja menguping pembicaraan tersebut. "Aku kira selir Fengying adalah orang yang baik, tapi..." ia menggeleng lalu pergi. ***** "Engh..." Jianheeng bangun dari tidurnya. Tubuhnya dan area ke wanitanya terasa sakit. Mengingat kejadian kemarin malam membunuh pipi Jianheeng merah padam. Ia melihat ke arah lehernya yang penuh dengan bercak merah. "Engh...bagaimana jika terlihat orang lain. " itu akan sulit sekali hilang. Kenapa kaisar memberikan tanda di bagian yang terlihat? "Itu sebagai tanda kau milikku. Selamat pagi permaisuri. " Jianheeng mendongak menatap kaisar Zhang. Pipinya kontan saja merah seperti kepiting rebus, kaisar hanya memakai handuk saja yang melilit di bagian pinggang. Jianheeng mengalihkan pandangannya lalu beringsut bangun dari kasur. Ia hanya meringis kecil dan tertatih-tatih menuju kamar mandi. Tubuhnya terlihat seperti kepompong karena di balut dengan selimut. "Apa perluku gendong permaisuri? Atau kau ingin aku memandikanmu? " Jianheeng tidak tahu ada apa dengan kaisar pagi ini. "Tidak perlu. " setelah itu ia membanting pintu kamar mandi. Kaisar Zhang terkekeh pelan lalu memakai pakaiannya. Pagi ini ia ada rapat dengan Raja dari kerajaan Wei. Raja berbeda dari kaisar, jika Raja adalah orang yang memegang istana kecil yang berada di bawah pimpinan kekaisaran. Setelah bersiap kaisar pergi ke aula untuk rapat. Setelah itu ia akan sarapan bersama-sama dengan anggota kerajaan lainnya. Jianheeng pasti akan sangat senang bertemu dengan Putri kerajaan Wei. Kemungkinan ia akan menjodohkan Chang dengannya dan ia sangat yakin jika Jianheeng akan setuju kali ini. Ia dengar Putri kerajaan Wei sangat manis dan sopan. Jika Chang menikah dengan Putri tersebut maka kerjasama mereka akan berjalan lebih baik dan ia juga akan mendapat loyalitas mereka. ***** Pagi ini suasana hati Chang sedang baik, ia harap tidak alan ada yang menghancurkannya. "Selamat pagi nenek, ibunda, dan ibunda selir. " setelah memberi salam Chang duduk di samping ibunya. "Pagi Chang/pangeran. " mereka membalas sapaan Chang. "Dimana ayahanda? " Chang tidak melihat ayahnya di sini. Memangnya kemana dia? "Sebentar lagi yang mulia akan datang. Ia ada rapat dengan Raja kerajaan Wei. " ia mengangguk mendengar jawaban ibunya. Tidak lama kemudian kaisar datang dengan tiga orang lainnya. Kaisar Zhang duduk di ikuti yang lain. "Ini adalah Raja Hong dan Ratu Lian serta Putri mereka Fang-Yin." kaisar mengumumkan. "Menang bertemu kalin semua." Jianheeng menatap penuh minat ke Fang-Yin. Gadis itu sangat cocok dengan putra tampannya. "Putri anda sangat canti. Mungkin Chang akan cocok dengan Fang-Yin. " Jianheeng melirik Chang dengan ekor matanya. Mendengar pujian Jianheeng Fang-Yin menundukkan kepalanya, ia malu sekali. "Haha anda berlebihan permaisuri. " Ratu Lian tertawa merdu. "Itu benar, mungkin saja kita bisa menjodohkan mereka. Bagai mana pendapatmu Raja Hong?" Chang sungguh tidak percaya ini, ayahnya pun sampai ikut-ikutan. Fang-Yin memamg cantik tapi ia sama sekali tidak berminat kepada gadis manis itu. "Sepertinya merek cocok. Saya setuju dengan ide itu. " Lama-lama berada di sini bisa membuat Chang gila! Ia masih berumur delapan belas tahun! Sebaiknya gadis manis itu untuk adiknya saja. "Ayahanda ibunda. " Jianheeng dan kaisar menatap Chang. "Ada apaa Chang? Kau setuju bukan? Fang-Yin sangat manis dan menggemaskan, ibunda menyukainya. " mata Jianheeng berbinar-binar senang sedangkan Fang-yin mukanya sudah sangat merah. Haah! Ia tidak tega menyakiti ibunda tersayangnya. Chang mengangguk pelan sebagai tanda setuju. Hidupnya akan benar-benar rumit setelah ini. Tapi tidak terlalu buruk menikah dengan gadis manis di depannya. Lagipula dia terlihat sangat imut. "Baik kalau begitu. Pernikahan mereka akan di adakan tiga hari lagi. " jantung Chang hampir saja keluar. Ayahnya benar-benar gila! Tiga hari lagi ia akan menikah? ada apa dengan hidupnya ini? Kenapa bertambah menjadi sulit? Tidak bisakah itu di undur selama 3-5 bulan saja? Tapi Chang tidak mungkn mengatakan hal itu keras-keras.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN