41. Keterlaluan!

1035 Kata

Pengunjung restoran mulai menatap ke arah Danadyaksa dan Aghaya. Mereka terlihat penasaran dengan alasan mereka memulai keributan. "Dia berani berkata seperti itu?!" tanya Danadyaksa terkejut. "Iya, Pa. Sebenarnya ini yang ingin Agha katakan pada Papa," sahut Aghaya menggebu. Keluar dari supermarket, Aghaya langsung menghubungi sang ayah. Sayangnya, nomor yang dihubungi tidak aktif. Jadi, ia langsung pergi ke kantor, tetapi tidak menemukan ayahnya di sana. Ketika hendak pulang, di lobi justru berpapasan dan mereka memutuskan untuk pergi ke restoran yang biasa dikunjungi. "Keterlaluan!" Danadyaksa langsung melangkah mendekat ke meja Izora. "Mentang-mentang sudah menjadi istri orang kaya dan kau menjadi berani seperti ini?!" "Maaf, Paman. Aghaya yang memulai lebih dulu. Aku hanya membal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN