Malam sehitam tinta, bulan tersembunyi di balik awan tebal. Di sisi lain ruang parkir bawah tanah. Empat orang pemuda dan seorang gadis, berjalan dengan langkah pendek-pendek di sepanjang lorong. Mereka menyelinap, melongok, dan terkadang berhenti di satu sisi berbagai merek mobil yang terparkir Dua orang yang membawa kamera sedikit berpencar, memperlihatkan situasi di sekitar mereka yang sudah sepi. Untuk menciptakan suasana yang mengerikan, mereka sengaja memilih lokasi yang pencahayaannya remang-remang. Sementara yang satu orang lagi, mengayun-ayunkan tangan kanannya yang memegang obat nyamuk yang ujungnya terbakar, membuat tempat yang mereka lewati seolah-olah diselimuti kabut tipis. Dirasa cukup mengambil suasana di sekitar, kemudian, sudut pengambilan gambar dialihkan ke

