Sedangkan Wewe gombel, karena terhalang oleh sussu nya yang besar dan tergantung sampai puttingnya menyentuh ibu jari kaki, dia harus susah payah merayap, melewati tembok dan tiang beton sebelum berhasil mendekati kelompok Atthar dan Lolita. Mahluk-mahluk halus itu sudah mengubah wajah dan ekspresinya menjadi sangat seram dan menakutkan saat mengelilingi Atthar dan timnya. Mereka memandangi manusia-manusia di depannya dengan tatapan menilai. Lalu, mbak KunKun berhenti di depan Atthar, wajah dan bibirnya yang pucat hampir menempel di wajah pria itu. Menilainya dari mulai ujung kepala dan berakhir di kaki. Setelah sepuluh detik, mbak Kunti mengibaskan rambut panjangnya, pupil matanya yang berwarna putih juling ke atas dengan ekspresi wajah mencibir. Visual standar, berdiri ngang

