Kak Syam terus memandang Sava. Wajah rupawan yang sangat pucat. Kak Syam yakin jika Sava tidak pingsan tanpa sebab. 'Foto-foto yang Sava kirimkan padaku, ternyata berasal dari gudang luas itu. Bercak darah kering juga ada di sana. Ternyata memang punya Putra. Kalau polisi bisa menangkap Putra itu akan lebih baik. Sayangnya, Putra selalu berhasil lolos. Bagaimana kalau kali ini Putra berhasil tertangkap karena masalah ini? Apa itu bisa? Aku nggak bisa nolongin Rianti sama ayahnya di sana karena Sava harus disadarkan dulu. Dia bagian penting dari Rianti. Aku nggak mau adikku itu sedih. Dia sangat panik khawatir satu tau Sava hilang. Wajahnya terlihat sakit, itu pasti juga karena mencari Sava. Aku yakin itu!' pikir kak Syam. Tidak ada setengah jam mereka tiba di rumah sakit. Untunglah

